Di Vonis Sakit Lupus, Wanita Ini Cek di Rumah Sakit Lain

Saat berusia 17 tahun, seorang wanita bernama Via mengalami penurunan ketahanan tubuh. Sakit ditubuhnya seperti menjalar. Semula hanya sakit kepala, lalu ada masalah pencernaan, kemudian diikuti sering sesak, dan yang terakhir adalah susah bergerak setiap kali baru bangun tidur.

Saat periksa ke dokter, ia ditanya apakah kesulitan meremas jemari tangan di pagi hari setelah bangun tidur. Lalu Via menjawab iya, karena itulah yang dirasa. Pertanyaan lain adalah apakah ketika terkena panas kulitnya akan memerah di bagian tertentu seperti pada bagian wajah. Lagi-lagi Via menjawab ia, karena memang wajahnya yang pucat memerah saat terkena matahari, misalkan saat upacara bendera di sekolahnya. Pemeriksaan berlanjut dan setelah itu pihak rumah sakit memberikan diagnosa gejala mengarah ke sakit lupus.

Periksa ke Rumah Sakit Lain

Via kembali memeriksakan penyakitnya dirumah sakit swasta lainnya, dan setelah menjalani tahap-tahap pemeriksaan hasilnya sama. Masih penasaran, ia coba datang ke RS Cipto Salemba, dan disana ia mendapat hasil yang berbeda. Ternyata ia sakit Psychosomatik menuruh para ahli di rumah sakit tersebut. Gejala memang beberapa ada yang mirip, tapi bagusnya Via tidak divonis sakit lupus kata dokter yang menanganinya.

Psikosomatik disebabkan karena mekanisme adaptasi stres di otak (bagian Hipotalamus) telah mengalami ketidakseimbangan. Ketidakseimbangan ini yang akan memicu kerja sistem stres yang melibatkan sistem neuroendokrin (berhubungan dengan hormon adrenalin dan kortisol) dan sistem saraf otonom (simpatis dan parasimpatis). Terpicunya sistem pertahanan stres di otak yang melibatkan dua sistem besar ini yang menghasilkan keluhan-keluhan fisik yang khas pada pasien psikosomatik seperti jantung berdebar, perasaan sesak napas atau tercekik, perut yang terasa penuh, mual dan perasaan ingin muntah, nyeri otot, kesemutan, nyeri kepala tegang, keluar keringat dingin, perasaan seperti melayang dan keluhan-keluhan non spesifik lainnya.

Jadi, kadang memang perlu kita memeriksakan kembali setelah di vonis satu penyakit sekedar untuk recheck kebenaran diagnosanya.

Baca juga:
5 Tanda Orang Terkena Kanker
Perkenalkan Sakit Lupus Pada Anak
Pilih Makanan Sehat Bisa Mengatasi Badan Yang Tidak Fit
Penyebab Penyakit Lupus
Cek Iritasi Kulit Yang Anda Alami, Bisa Jadi Anda Terserang Lupus

This post has already been read 781 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *