Istilah Kedokteran Penyakit Lupus

Istilah Kedokteran

Banyak istilah kedokteran dalam penyakit Lupus yang terkadang sulit dimengerti dan tidak diketahui artinya oleh masyarakat umum. Dengan demikian, timbul kebingungan dalam menangani penyakit lupus tersebut, atau bahkan mengambil langkah yang salah dan memperburuk keadaan. Apa itu penyakit lupus dan apa saja istilah kedokteran yang sering muncul mengenai penyakit yang satu ini?

Memahami Istilah Kedokteran Dalam Penyakit Lupus

Pada dasarnya, kata lupus merupakan istilah yang diambil dari bahasa Latin yang artinya adalah serigala. Serigala memiliki ruam putih berbentuk kupu-kupu di pipinya. Kondisi yang sama dialami oleh penderita penyakit ini, di mana terdapat ruam seperti bentuk kupu-kupu di pipi mereka, namun ruam merah, bukannya putih.

Istilah kedokteran untuk penyakit Lupus adalah Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Ini terjadi ketika seluruh sistem kekebalan dalam tubuh seseorang tersebut sudah terserang. Tubuh yang memiliki reaksi berlebihan terhadap suatu rangsangan memproduksi terlalu banyak antibodi yang pada akhirnya menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Jadi, lupus dapat dikatakan Autoimmune Disease, artinya penyakit akibat kekebalan tubuh yang berlebihan. Istilah lainnya adalah Lupus Erythematosus, yakni ketika tubuh mengalami alergi terhadap dirinya sendiri. Pada penyakit Lupus, terdapat tiga istilah kedokteran yang berbeda sesuai dengan kondisi yang dialami oleh si penderita.

Kondisi yang pertama dikenal dengan istilah kedokteran Cutaneus Lupus atau juga Discoid. Kondisi ini paling sering ditemui karena menyerang bagian kulit di mana si penderita mengalami kelainan kulit. Kondisi yang kedua dikenal dengan istilah Systemic Lupus Erythematosus atau disingkat dengan SLE, yakni menyerang bagian-bagian dari organ tubuh. Jenis penyakit Lupus ini tergolong sangat berbahaya karena dapat menimbulkan komplikasi, mengingat organ yang diserang adalah organ vital, seperti misalnya pembuluh darah kaki dan tangan, ginjal, otot, darah, paru-paru, kulit, sendi, otot, jantung, otak, dan juga syaraf. Kondisi penyakit Lupus ketiga dikenal dengan istilah kedokteran Drug Induced Lupus atau disingkat dengan DIL. Secara sederhana, kondisi ini dikatakan sebagai Lupus obat karena penyebabnya adalah efek samping dari pemakaian obat-obatan tertentu, misalnya pada obat hipertensi atau hydralazine, juga pada pemakaian obat procainamide yang dikonsumsi untuk mengatasi detak jantung tidak teratur. Kondisi ketiga ini pada umumnya segera membaik ketika penggunaan obat tersebut dihentikan.

This post has already been read 409 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *